Review Game

Review Tomb Raider – Reboot Petualangan Lara Croft

Tomb Raider merupakan franchise game yang berfokus pada petualangan arkeolog Inggris – Lara Croft. Core Design menjadi pengembang pertama franchise game ini dan pertama kali merilisnya pada tahun 1996. Tomb Raider dengan cepat menarik gamer dengan tema petualangan ala Indiana Jones yang kala itu masih jarang di pasaran. Sampai tahun 2008,  franchise Tomb Raider sudah mengeluarkan sembilan seri. Pada seri yang kesepuluh ini, Crystal Dinamics mencoba me-reboot sepenuhnya. Kemudian membangun kembali asal-usul Lara Croft. Penasaran dengan reboot game satu ini, yuk simak terus pembahasan kami.

Every Great Story has a Beginning

Seri Tomb Raider ini mengambil cerita pada awal perjalanan Lara Croft sebelum menjadi seorang tomb raider dan treasure hunter. Pada game ini, Lara bersama teman-temannya berusaha untuk mencari sebuah kerajaan yang hilang bernama Yamatai. Lara menduga bahwa lokasi Yamatai terletak di Dragon’s Triangle. Sebuah daerah laut di sekitar kepulauan Jepang yang terkenal dengan badai yang ganas dan banyaknya kasus kapal yang hilang. Selama proses pencarian di Dragon’s Triangle, kapal Endurance yang mereka tumpangi harus karam akibat terjangan badai yang dahsyat.

Pada seri ini, kamu akan berperan sebagai Lara Croft muda yang masih lugu. Kamu akan diperlihatkan transformasi dari Lara Croft yang rapuh dan takut membunuh perlahan-lahan berubah menjadi seorang petualang yang badass. Terdampar di sebuah pulau yang tidak diketahui membuat Lara mau tidak mau harus berusaha bertahan hidup dengan segala cara. Mulai dari memburu binatang untuk bertahan hidup, membangun tenda dan perapian untuk menghangatkan badan sampai menghadapi berbagai musuh yang berusaha membunuhnya. Insting bertahan hidup Lara Croft akan diasah pada awal petualangannya ini.

Lara Croft harus berjuang bertahan hidup

Selain bertahan hidup, Lara Croft juga tentunya harus menemukan cara untuk keluar dari pulau tersebut. Berbagai cara dilakukan untuk keluar dari pulau tersebut namun banyak halangan terus menghampirinya. Sepanjang perjalanan, ia akan menemukan bahwa ada sebuah kekuatan magis yang menghalanginya untuk keluar dari pulau tersebut. Lara akan mendapati dirinya melawan ancaman dari masa lalu yang masih hadir sampai saat ini. Kekuatan magis apa yang menghalangi Lara keluar dari pulau tersebut? Ancaman apa yang ada di pulau tersebut? Mampukah dia keluar dari pulau tersebut? Semua jawaban dari pertanyaan diatas akan terjawab saat anda memainkan Tomb Raider buatan Crystal Dynamics ini.

Ancaman dari masa lalu

You Gotta Do What You Gotta Do

Crystal Dynamics sukses menghadirkan game pembuka yang ciamik dari trilogi reboot Tomb Raider. Game yang dirilis tahun 2013 ini menyajikan visual yang apik serta gameplay yang cukup simple dan ramah terhadap pemain baru. Pemain tidak akan kesulitan dalam memainkan game ini. Berperan sebagai Lara Croft muda, pemain akan diajak merasakan bagaimana rasanya terdampar di suatu pulau yang tidak kita ketahui dan berusaha untuk tetap bertahan hidup. Elemen survival seperti berburu binatang dan mencari tumbuh-tumbuhan akan diperkenalkan kepada pemain pada awal permainan. Namun sayangnya hal tersebut akan cepat terlupakan hingga akhir permainan selesai. Elemen survival tersebut hanya akan seperti angin lalu dan hanya hadir sebagai penghias misi saja.

Seri Tomb Raider ini akan lebih menitikberatkan pada genre action-adventure. Walaupun terdapat berbagai puzzle dan secret tomb sebagai side mission, kamu akan lebih sering menemukan dirimu terlibat dalam adu tembak dengan para musuh. Lara Croft akan menemukan berbagai senjata selama perjalanan menyelesaikan misi mulai dari panah, pistol, shotgun, dan rifle. Senjata tersebut juga memiliki mode tembak alternatif yang akan terbuka selama menyelesaikan misi contohnya seperti pistol dengan silencer dan rifle dengan grenade launcher.

Lara Croft melawan musuh

Game ini terbilang cukup berhasil menyajikan penggunaan senjata yang seimbang. Pemain tidak melulu menggunakan satu senjata saja selama permainan. Pemain harus beradaptasi dengan lingkungan serta musuh yang ada. Saya secara pribadi selalu tertarik menghabisi musuh secara stealth menggunakan panah. Terdapat kesenangan tersendiri saat berhasil menghabisi musuh dengan cara tersebut.

Tomb Raider juga menyajikan skill tree berupa survivor, hunter, dan brawler. Ketiga skill tersebut tentunya akan membantu Lara dalam menyelesaikan setiap misi yang ada. Skill tree itu dapat kamu upgrade menggunakan experience point. Experience point sendiri dapat kamu peroleh melalui pertarungan, berburu, eksplorasi, menjarah makan atau menyelesaikan sebuah misi. Selain experience point, kamu juga bisa mendapatkan salvage point selama melakukan kegiatan di atas. Salvage point akan berguna dalam meng-upgrade senjata.

Campsite

Find and Explore Secret Tomb

Seri Tomb Raider tentunya tidak akan melupakan corak utamanya yaitu tomb raider atau penjarah makam. Pemain dapat menemukan berbagai secret tomb selama mengeksplorasi map yang ada. Secret tomb sendiri lebih berperan sebagai side mission pada game ini. Dalam secret tomb, pemain akan dihadapkan pada teka-teki yang terbilang cukup sederhana sebelum mencapai harta karun pada makam tersebut. Pada eksplorasi ini akan diperlihatkan bahwa Lara Croft memang benar seorang Arkeolog yang cinta akan pekerjaannya. Hal itu akan tampak saat dia menelisik relik atau menemukan bangunan kuno.

Lara Croft saat menemukan harta karun

Lara Croft memiliki survival instinct vision yang membantu pemain dalam menyelesaikan permainan. Vision ini membantu dalam menyoroti berbagai hal seperti benda yang mudah terbakar, dinding untuk dipanjat, serta tali yang memudahkan navigasi dalam menyelesaikan teka-teki. Vision ini sangat mirip seperti eagle vision pada game Assassin’s Creed. Walaupun tanpa menggunakan fitur survival instinct vision, pemain dapat menemukan dengan mudah hal-hal tersebut. Ini tentunya menandakan bahwa game ini benar-benar dirancang dengan sedemikian baik.

Pemain tidak perlu khawatir jika melewatkan salah satu secret tomb karena terdapat fitur fast travel yang dapat digunakan pada campsite. Pemain dapat berpindah secara cepat ke area sebelumnya untuk mengeksplorasi kembali secret tomb dan relik yang tertinggal. Bahkan pemain dapat menyelesaikan terlebih dahulu misi utama sebelum menjelajahi seluruh secret tomb pada pulau tersebut. It’s really up to you.

Conclusion

Seri Tomb Raider ini dapat dikatakan berhasil membawakan cerita origin dari sosok Lara Croft. Perkembangan karakter Lara yang cukup signifikan dapat dengan jelas digambarkan dalam cerita game ini. Namun, terdapat satu poin yang saya rasa mengganjal saat memainkan cerita game ini. Pada salah satu cutscene memperlihatkan sosok Lara Croft yang rapuh dan shock saat pertama kali membunuh, namun tidak berselang beberapa saat setelah pemain mengambil kendali Lara mampu membunuh segerombolan musuh tanpa masalah. Masalah itu seakan menunjukkan narasi benar-benar bertentangan dari gameplay itu sendiri. Walaupun begitu, tentunya masalah tersebut tidak mempengaruhi keseruan dalam bermain game ini.

Kami merekomendasikan game ini bagi kamu para pecinta game action dengan bumbu treasure hunter jika belum pernah mencobanya. Bagi pemain yang sudah pernah mencoba, kami juga mengajak kamu untuk mengunjungi kembali game ini.

“Everything lost is meant to be found”

Bagi anda yang ingin memainkan Tomb Raider di PC dapat mendownload melalui Steam.

Kenapa Harus Revisit?

  • Plot yang menarik
  • Animasi yang dinamis
  • Skill tree dan upgrade senjata
  • Balancing penggunaan senjata
  • Secret tomb yang memikat
  • Background music

Kenapa Tidak Perlu Revisit?

  • Kadang terdapat lompatan animasi gerak sehingga terlihat kaku
  • Terdapat glitch

Baik untuk: Gamer yang senang dengan tema treasure hunter, pecinta game action dan pencinta franchise Tomb Raider

Tidak baik untuk: Gamer yang sexist

Spesifikasi yang Kami Gunakan?

  • Prosesor: AMD Ryzen 5 2400G @3.6GHz with Radeon RX Vega 11 Graphics
  • Motherboard: MSI B450M Pro—M2 V2
  • Memory: 2x 8GB Teamgroup Zeus DDR4 (@3200 MHz; 1.2 V)
  • Power Supply: Infinity Striker Power
  • CPU Heatsink: Wraith Cooler (Fan Speed Minimum)
  • Casing: Dazumba (All Fan On)
  • Monitor: LED Monitor 1360×768
  • Input: Generic Keyboard and Mouse
  • OS: Windows 11 Pro 64-bit 21H2

One thought on “Review Tomb Raider – Reboot Petualangan Lara Croft

  • Sound card adalah perangkat terintegrasi yang dapat mengubah sinyal listrik menjadi sinyal suara atau audio dan sebaliknya. Bila Anda suka menonton video, primary online games, atau menikmati musik, Anda mungkin tahu pentingnya seem card. Seem card yang dimaksud termasuk seem card USB, seem card eksternal, seem card HP, dan audio card Computer. tinta printer Kali ini kami akan merekomendasikan sepuluh produk gaming observe yang bagus dengan berbagai kelebihannya.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *